Langsung ke konten utama

Langkah Kedua Cara Mudah Membuat Skripsi: Latar Belakang

Baiklah kita sekarang masuk ke langkah selanjutnya yaitu cara membuat latar belakang. Eit, sebelum kita mulai, saya minta anda duduk tegak simpan tangan di pangkuan, mata dipejamkan dan mulai mengatur napas, dengan cara narik napas dari hidung secara perlahan dan keluarkan dari mulut seperti orang yang besiul, perlahan juga. Manfaat dari tindakan ini adalah anda dapat meningkatkan konsentrasi.

Pastikan dalam pikiran anda bahwa membuat latar belakang merupakan langkah mudah dan anda pun sudah pernah melakukannya. Loh... apalagi nih? Saya yakin tanpa sedikitpun keragun anda sudah mengerti bahwa setiap tindakan apapun yang anda lakukan pasti ada latar belakangnya. Masih belum mengerti? Begini, saya yakin anda pernah memutuskan sesuatu tindakan atau sikap. Keputusan dan sikap anda itu dipertanyakan oleh orang lain. Karena anda yakin apa yang dilakukan itu benar maka anda menjelaskan dengan panjang lebar sejelas-jelasnya. Anda memberikan argumentasi dari tindakan anda dan untuk menyakinkan lawan bicara anda anda kemudian memberikan bukti-bukti otentik bila perlu berdasarkan penelitian anda. Yang anda lakukan itu adalah anda mencari pembenaran terhadap tindakan anda. Ingat anda mencari pembenaran terhadap tindakan yang anda lakukan.

Dalam penelitian pembenaran terhadap tindakan yang anda lakukan ada dilatar belakang. Latar belakang merupakan upaya anda menjelaskan kepada semua orang tentang masalah penelitian yang anda ambil. Mengapa anda harus menjelaskan latar belakang melakukan penelitian? Sebab, orang yang pertama kali melihat ada masalah adalah anda. Lantas muncul pertanyaan bagaimana yang harus dilakukan untuk dapat meyakinkan orang lain? Kaitannya dengan penelitian, anda harus dapat meyakinkan orang lain yaitu: penguji, pemberi dana, dan yang paling penting anda harus dapat meyakinkan diri anda sendiri bahwa masalah penelitian yang anda ambil adalah benar.

Benar apa? Masalah tersebut benar-benar memerlukan penelitian. Pembenaran yang dilakukan dalam latar belakang minimal harus menggambarkan:
1. Mengapa penelitian tersebut harus dilakukan?
Tentu alasanya bukan kerena anda ingin menyelesaikan pendidikan, he he bohong dikit...

Dalam menjelaskan ini, anda sebagai calon peneliti harus berupaya membandingkan antara harapan atau teori dengan kenyataan yang ada sehingga timbul kesenjangan (masalah).

Dari mana anda mendapatkan masalah? Masalah atau fenomena yang ada dapat diperoleh dari:
1.hasil penelitian pendahuluan (small research)
2.hasil penelitian orang lain
3.instansi lain yang sesuai
4.pengalaman calon peneliti

Data atau fenomena tersebut disusun dengan menggunakan metode deduktif atau induktif (dari umum ke khusus atau dari khusus ke umum).

Contoh menggunakan metode deduktif. Dalam kesempatan ini calon peneliti ingin menjelaskan data yang berasal dari organisasi kesehatan dunia, dinas kesehatan kabupaten, dinas kesehatan provinsi, departemen kesehatan, rumah sakit kabupaten atau kota, dan unit tertentu di rumah sakit kabupaten atau kota/puskesmas/masyarakat. Maka pada saat menuliskan calon meneliti mengurutkan data atau fenomena dari:
1.World Health Organization (WHO) (Dunia)
2.Depatemen Kesehatan (Indonesia)
3.Dinas Kesehatan Provinsi (Provinsi)
4.Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota (Kabupaten atau Kota)
5.Rumah Sakit/Puskesmas/Masyarakat
6.Unit Tertentu dari Rumah Sakit/Puskesmas/Masyarakat

2.Seberapa penting penelitian sehingga harus dilakukan?
Disini anda menjelaskan apakah kepentingan dari penelitian ini terkait dengan masalah penelitian yang anda temukan.

3.Bagaimana apabila tidak dilakukan penelitian?
Anda menjelaskan akibat jika penelitian tidak dilakukan, akibat dapat berupa akibat langsung maupun akibat tidak langsung.

4.Bagaimana apabila dilakukan penelitian? Apa keuntungannya?
Disini anda menjelaskan semua keuntungan yang diperoleh baik oleh anda maupun orang lain secara tersirat saja. Mengapa? Karena keuntungan atau manfaat akan anda bahas di manfaat penelitian.

Contoh:
Fenomena yang anda dapatkan.
Misalnya anda seorang bidan di desa, anda mendapatkan kenyataan bahwa ketempat anda banyak ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya, akan tetapi setelah dihitung atau dibandingkan ternyata proses kelahiran banyak dibantu oleh dukun beranak. Masalah ya?

Setelah diteliti lebih lanjut ternyata yang menggunakan jasa dukun beranak hampir dari semua kalangan tidak melihat sosial ekonomi, tingkat pendidikan dari ibu tersebut. Masalahnya apa ya?

Sekarang coba anda tarik apa masalahnya?

Sudah?
Boro-boro...masalahnya tidak menemukan masalah..he he he ....

Baiklah, ini masalahnya...
1.Banyak ibu hamil yang memeriksakan kehamilan ke bidan tetapi bersalin dengan dukun beranak.
2.Ternyata sosial ekonomi dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh dalam menentukan pemilihan persalinan

Betulkan itu masalahnya?Mengapa masalah? Menurut kita orang kesehatan dan panduan dari pemerintah bahwa pertolongan persalinan harus dilakukan oleh tenaga profesional. Betulkah?

Jika anda mengatakan betul lantas dari masalah tersebut kira-kira apa judul penelitiannya?????????

Baiklah saya bantu...daripada kita semua pusing.
Judul yang mungkin dari masalah tersebut adalah:
1.Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan tempat persalinan oleh ibu bersalin
2.Hubungan tingkat pendidikan dan sosial ekonomi dengan pemilihan tempat persalinan oleh ibu bersalin
3.Persepsi ibu bersalin dalam memilih tempat persalinan
4.Tingkat kepuasan ibu bersalin terhadap pelayanan bidan.

Komentar

  1. Aslmkm.. makasih banyak ne bro atas penjelasan LB dlm pnelitian..
    tp sya msih bingung dngan LB saya bro..
    Permasalahan yag saya temui tentng PNPM mandiri
    didalam PNPM mandiri tu kan ada yg namanya Tim Pengelola Kegiatan, yang mengelola kegiatan secara langsung, permsalahnnya
    1. TPK ini tidak mampu membuat pembukuan yg telah ditetapkan didalam administrasi TPK
    2. perencanaan pembangunan tidak sesuai dengan realisasi.
    3. Ketua TPK mengundurkan diri karena ketua TPK meminta dana operasional sebelum pengerjaan selesai.
    4. masyarakat mengalihkan kedua jorong sebagai koordinator hingga pengerjaan jalan selesai.
    nah saya dah buat latar belakangnya... dan memasukan masalah ini didalam latar belkang dengan judul proposal penelitian tentang KOORDINASI...
    tapi setelah saya bimbingan bahkan sudah 3kali memperbaiki LB, tapi kok masih salah bro..
    kasih tau dong bro gimana solusinya yang bagus untuk LB dalam Proposal saya....?
    soalnya dah 3 kali bro....please

    BalasHapus
  2. saya masih pusing, gan, tapi lumayan ada pencerahan

    BalasHapus
  3. thanks buat pencerahannya. sangat membantu..

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah...mksh kang atas pencerahannya, ^_^ lbih mudah di cerna, akang perawat ya?

    BalasHapus
  5. jangan2 agan dukun beranaknya ya,hee

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Cara Membuat Masalah Penelitian dan Judul Penelitian

Yang selalu menjadi hambatan dalam membuat skripsi adalah ketidak mampuan mahasiswa dalam membuat masalah penelitian dan judul penelitian yang baik. Disini akan dijelaskan bagaimana cara membuat judul dan masalah.

Ciri-ciri masalah yang bagus adalah memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Feasibly adalah mampu dilaksanakan, maksudnya tersedia sumberdaya materi, orang, metode sehingga penelitian ini bisa dilaksanakan, anggaran cukup, populasinya ada dan metodenya bisa dilakukan. Penelitian yang baik mampu dilaksanakan karena peneliti memiliki keilmuan yang baik. Interesting, sebuah masalah penelitian harus menarik bagi calon peneliti, kalau tidak menarik akan menyebabkan kurangnya motivasi dalam mejalankan penelitianNovelty, memiliki nilai kebaruan atau berbeda dari penelitian orang lain. Dalam hal ini kebaruan bukan berarti beda benar benar beda, akan tetapi harus bisa membedakan penelitian ini dengan yang mirip, misalnya berbeda metodenya, populasi dan sample serta pendekatannya.Ethics,…

Mengapa Mahasiswa Gagal Dalam Skripsi

--> Beberapa penyebab mengapa mereka gagal dalam sidang proposal atau skripsi yaitu: 1.Tidak memahami apa yang ditulis. Tidak memahami apa yang ditulis merupakan sebuah keadaan yang sering terjadi, penyebabnya diantaranya mahasiswa tidak membuat atau tidak mengetik sendiri skripsinya. Bisa karena mereka minta dibikinkan kepada orang lain dengan membayar sebesar yang disepakati oleh kedua belah pihak, atau bahkan mereka menggunakan penelitian oranglain. Tindakan ini jelas merugikan mahasiswa itu sendiri dan juga institusi pendidikan. Kampus harus memperbaiki mental mahasiswanya, mental seperti ini adalah mental asal ada uang urusan beres. Tujuan dari tugas penelitian atau skripsi ini adalah supaya mahasiswa memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian sendiri, memiliki kemampuan memecahkan masalah dengan menggunakan metode penelitian. Bukan melakukan kegiatan memecahkan masalah dengan cara membayar seseorang. Apa yang harus dilakukan jika ini tidak mau terjadi, yang haru…